Autogear.id – Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi, dan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah instansi terkait menetapkan statusnya menjadi Siaga.
Debu vulkanik yang dilontarkan Gunung Anak Krakatau terbawa angin, dan telah manjangkau sejumlah wilayah. Berdampak pada risiko kesehatan pernafasan, mata dan kulit.
Lantas apakah debu hasil erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut dapat berdampak terhadap kondisi kendaraan bermotor?
Dikatakan sejumlah pihak, dampaknya meliputi penurunan keselamatan berkendara hingga risiko kerusakan fisik pada bodi dan mesin.
Dampak pada Kendaraan dan Pengemudi
Dijelaskan, dampak debu erupsi itu antara lain menurunkan jarak pandang. Sebaran abu vulkanik di udara membuat visibilitas pengemudi berkurang, berisiko menyebabkan kesulitan melihat kendaraan lain atau kondisi jalan.
Selain itu membuat kondisi jalan menjadi licin, di mana tumpukan debu di atas aspal atau beton bertindak seperti lapisan pasir. Berisiko mengurangi daya cengkeram ban dan memperpanjang jarak pengereman.
Debu vulkanik yang disemburkan Anak Krakatau mampu menggores bodi dan kaca kendaraan, mengingat tekstur abu vulkanik bersifat kasar dan abrasif, sehingga dapat memicu baret pada kaca serta cat kendaraan jika langsung dilap saat kering.
Di samping itu, debu tadi dapat mengganggu mesin dan filter udara kendaraan, lantaran partikel debu yang tajam dan halus. Alhasil berisiko menyumbat filter udara, serta mengotori komponen vital mesin, jika kendaraan terus dipaksa beroperasi di area berabu tebal.
Cara Aman Membersihkan Kendaraan
Ketika kendaraan terkena imbas debu vulkanik, cara aman membersihkan kendaraan adalah bilas dengan air. Siram seluruh permukaan bodi dan kaca menggunakan air mengalir terlebih dahulu, untuk melunturkan dan meluruhkan partikel debu yang menempel.
Kemudian jangan langsung mengelap, bahkan sampai menggosok kendaraan saat masih kering karena serpihan abrasifnya yang cenderung tajam dapat merusak cat.
Periksa filter udara, dan cuci bersih menggunakan sabun khusus kendaraan, setelah debu luntur. Lalu cek kondisi filter udara, serta area kaki-kaki atau rem.
(uda)
