Autogear.id – Aprilia X 250TH merupakan edisi khusus yang lahir dari pengembangan teknologi mutakhir di MotoGP. Model ini memperingati 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (AS), 4 Juli 1776.
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, sebanyak 25 dari total 30 unit dialokasikan untuk pasar Amerika Serikat, sisanya untuk pasar global. Model ini juga mengusung livery ‘Stars and Stripes’, terinspirasi kelir bendera AS.
Secara teknis, Aprilia Racing hadirkan peningkatan signifikan pada X 250TH. Model ini satu-satunya motor produksi di dunia, yang dibekali rem carbon-carbon, sistem pengereman yang digunakan di MotoGP.
Fitur tersebut memungkinkan X 250TH menghadirkan performa pengereman setara dengan Aprilia RS-GP yang dikendarai Marco Bezzecchi dan Jorge Martín.
Pada aspek aerodinamika, pembaruan juga hadir lewat penggunaan sayap buritan generasi terbaru berbasis MotoGP. Pengembangan ini kian menegaskan karakter lini ‘X’ sebagai titik tertinggi, dari hubungan antara motor produksi massal dan prototipe MotoGP.
Melalui X 250TH, Aprilia Racing memperkuat lini ‘X’, sebagai generasi ke-6 dari proyek yang dimulai pada 2019, dengan RSV4 X. Diikuti Tuono X (2020), RSV4 X Trenta (2022), RSV4 X ex3ma (2024), dan RSV4 X-GP (2025).
Salah satu fitur utama Aprilia X 250TH adalah sistem pengereman carbon-carbon dari Brembo, fitur yang jarang ditemui di motor produksi.

Sistem ini menggunakan cakram karbon berdiameter 340 mm, dengan massa tinggi seperti di MotoGP. Dipadu kampas karbon serta kaliper aluminium billet, dengan sirip pendingin. Di bagian belakang, sistem ini dilengkapi rem cakram berkaliper lapis nikel.
Penggunaannya memangkas bobot hingga setengah, dibanding cakram baja konvensional. Kampas karbon yang lebih ringan sekitar sepertiga, dibanding kampas sinter. Juga menjaga performa pengereman tetap stabil dalam kondisi ekstrem.
Berbekal mesin V4 65° kapasitas 1.099 cc, dikembangkan oleh divisi balap berspesifikasi balap SBK. Tenaga maksimumnya 240 hp pada 13.750 rpm (hingga 14.100 rpm), dengan torsi puncak 131 Nm pada 11.750 rpm.
Performa tadi dicapai melalui pengembangan mesin V4, mencakup peningkatan rasio kompresi, penggunaan filter udara balap Sprint Filter, dengan intake trumpets spesifikasi balap, knalpot ganda titanium SC Project, serta kopling kering STM.
Aerodinamika juga menjadi pembeda utama Aprilia X 250TH. Garis desain model terbaru dalam lini ‘X’ ini terinspirasi dari RS-GP, terutama di bagian belakang mengikuti aliran udara.
Paket aerodinamika mencakup teknologi MotoGP. Termasuk seat wings dan tail wings yang pertama kali diperkenalkan pada RS-GP25. Kombinasi keduanya, bersama rear wing, under wing, dan cornering wings, tingkatkan downforce kala pengereman dan menikung.
Aprilia X 250TH juga dilengkapi struktur penopang jok bahan karbon dari PAN Compositi, dengan konstruksi ‘sandwich structure’. Teknik ini mengatur lapisan serat karbon, menghasilkan bobot ringan dengan tingkat kekakuan optimal.
(uda)
