New Carry Kontribusi 56 Persen Total Penjualan Suzuki, Kini Ikut Terlibat Program MBG

New Carry Kontribusi 56 Persen Total Penjualan Suzuki, Kini Ikut Terlibat Program MBG
New Carry Kontribusi 56 Persen Total Penjualan Suzuki, Kini Ikut Terlibat Program MBG

Autogear.id – Suzuki mencatat lini kendaraan niaganya berkontribusi sebesar 56 persen, terhadap total penjualan ritel perusahaan, dengan New Carry sebagai kontributor utama.

Hal tersebut cukup membuat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimistis, mengingat segmen kendaraan niaga di Indonesia pada awal 2026 hingga kini menunjukkan tren relatif stabil.

Didorong meningkatnya aktivitas distribusi barang, dan pertumbuhan sektor usaha di berbagai daerah. Turut memperkuat peran kendaraan operasional sebagai penunjang produktivitas. Khususnya bagi pelaku UMKM yang mengandalkan mobilitas harian untuk menjalankan bisnisnya.

Sepanjang bulan Januari hingga Februari 2026, New Carry mempertahankan posisi sebagai pilihan utama kendaraan niaga yang banyak digunakan pelaku usaha di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, logistik ringan, hingga jasa distribusi.

Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT SIS, Dony Ismi Saputra menjelaskan, permintaan kendaraan niaga tetap stabil karena kebutuhan mobilitas usaha yang terus berjalan. 

“Awal tahun ini, kami lihat kebutuhan kendaraan niaga tetap terjaga, terutama untuk mendukung distribusi barang dan aktivitas usaha harian,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Lanjut Dony, bagi pelaku UMKM, kendaraan operasional menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran bisnis. Di mana di dalamnya ada New Carry, yang menawarkan keandalan sekaligus efisiensi. Merupakan pertimbangan utama pengusaha dalam memilih kendaraan niaga.

Dirancang untuk Produktivitas Bisnis Harian

New Carry terus dipercaya pelaku usaha di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, logistik, hingga jasa. Keunggulan yang ditawarkan, mulai dari kapasitas angkut hingga 1 ton, dimensi bak yang luas, serta radius putar yang kecil.

Menjadikannya cocok untuk berbagai kebutuhan operasional, mengingat spesifikasi tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan distribusi barang di area perkotaan, maupun wilayah dengan akses terbatas.

Selain itu, penggunaan mesin 1.500 cc yang sudah terbukti tangguh dan efisien turut mendukung efisiensi biaya operasional, sehingga membantu pelaku usaha menjaga produktivitas bisnis mereka secara berkelanjutan.

Belum lagi jika ditinjau dari biaya kepemilikan yang terjangkau oleh para pengusaha, dan dukungan layanan purna jual ,turut memaksimalkan untung bisnis di setiap perjalanannya.

Kepercayaan terhadap New Carry juga tercermin, dari keterlibatannya dalam mendukung berbagai aktivitas distribusi untuk program dan layanan masyarakat. Termasuk salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dikatakan Dony, kehadiran New Carry dalam operasional distribusi menunjukkan, bahwasanya kendaraan niaga ini dinilai mampu mendukung kebutuhan mobilitas barang secara konsisten di berbagai kondisi jalan.


(uda)