Suzuki Bagikan Tips Pemeriksaan Kaki-Kaki Usai Perjalanan Mudik Lebaran

Suzuki Bagikan Tips Pemeriksaan Kaki-Kaki Usai Perjalanan Mudik Lebaran
Suzuki Bagikan Tips Pemeriksaan Kaki-Kaki Usai Perjalanan Mudik Lebaran

Autogear.id – Suzuki memahami, ketika menempuh perjalanan mudik lebaran dengan jarak panjang, muatan penuh, serta kondisi jalan beragam.

Maka komponen di area kaki-kaki (suspensi dan sistem kemudi) menjadi bagian yang bekerja paling keras menopang bobot kendaraan.

Kondisi sejumlah komponen tadi wajib dicek kembali, memastikan tidak ditemukan permasalahan pada kemudian hari. Menjaga kenyamanan maupun aspek keselamatan.

Sistem kaki-kaki mobil mencakup sejumlah komponen penting seperti shock absorber, per, ball joint, tie rod, bushing arm, link stabilizer, rack steer, hingga sistem pengereman.

Seluruh komponen ini saling terintegrasi untuk menjaga stabilitas, meredam getaran, serta menjaga arah laju tetap presisi. Sangat krusial, terutama setelah mobil digunakan menempuh rute jarak jauh, dengan beban maksimal dan melewati berbagai kontur jalan.

Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hariadi menjelaskan, perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu menghadapi berbagai kondisi yang tidak menentu.

“Maka dari itu, penting bagi pelanggan mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki. Pastikan kondisinya tetap optimal, dan siap digunakan kembali sehari-hari,” imbuhnya. Suzuki kemudian memberikan panduan pengecekan bagian kaki-kaki yang dapat dilakukan pemilik kendaraan.

Kenali tanda awal sebelum kerusakan membesar

Pengecekan paling awal bisa dilakukan dengan cara merasakan adanya perbedaan dari sebelum perjalanan mudik. Contohnya, seperti muncul bunyi benturan kasar (clunking noise) saat melewati jalan rusak, setir terasa bergetar di kecepatan tertentu, kendaraan limbung, atau roda cenderung menarik ke satu sisi. 

Bagian yang mungkin memerlukan pemeriksaan antara lain bushing, ball joint, link stabilizer, atau komponen kemudi yang mulai aus akibat benturan dan beban.

Cek shock absorber untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan

Shock absorber melemah biasanya membuat mobil terasa mengayun, atau memantul berlebih. Terutama setelah melewati speed trap atau jalan tidak rata. Pemeriksaan visual juga bisa dilakukan, dengan melihat rembesan oli pada body shock.

Pastikan presisi kemudi lewat pemeriksaan tie rod dan komponen steering

Kontur jalan tidak rata selama perjalanan mudik dapat memengaruhi komponen kemudi, seperti tie rod dan rack steer. Bila setir kurang responsif saat berbelok, ada bunyi abnormal, atau mobil terasa sulit lurus, maka pemeriksaan steering perlu diprioritaskan. Agar kontrol kendaraan kembali optimal.

Lakukan spooring dan balancing bila ada getar atau keausan ban tidak merata

Getaran pada setir atau ban yang aus tidak merata, sering berkaitan dengan perubahan sudut roda atau keseimbangan roda. 

Spooring dan balancing di bengkel resmi Suzuki membantu mengembalikan kestabilan, membuat mobil melaju lebih lurus. Mencegah ban cepat habis sebelah, terutama usai rute panjang dengan beban penuh.

“Spooring dan balancing sangat penting, untuk menjaga stabilitas serta keselamatan. Dengan meluruskan kembali arah roda, sekaligus memastikan putaran ban tetap seimbang tanpa getaran, performa berkendara akan kembali optimal,” lanjut Hariadi.

Selain itu, perawatan ini juga membantu mencegah keausan ban yang tidak merata sehingga umur pakai komponen kaki-kaki menjadi lebih panjang.

Untuk proses pengerjaan, pemeriksaan area kaki-kaki memerlukan waktu sekitar 30 - 60 menit. Jika dilanjut proses spooring dan balancing, total waktu pengerjaan berkisar 60 - 120 menit.

“Sementara itu, apabila perlu penggantian komponen, estimasi waktu pengerjaan dikisaran 1 - 2 jam, tergantung kondisi teknis kendaraan, serta jenis perbaikannya,” pungkas Hariadi.


(uda)