Autogear.id – World Supersport 2026 jadi ajang Aldi ‘El’ Dablek’ Satya Mahendra memulai perjalanannya. Seri perdana yang berlangsung di sirkuit Phillip Island Australia, 20-22 Februari.
Rider yang memperkuat AS Racing Team itu bertekad melakukan start awal musim, dengan tembus 10 besar race. Aldi termotivasi penuh, untuk memperbaiki capaian di tahun keduanya di World Supersport.
Menatap kalender balapan 2026, rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu telah melakukan persiapan untuk menunjang performanya. Hampir satu bulan dia tinggal di Eropa (Andorra), tepatnya sejak akhir Januari 2026, untuk berlatih fisik dan terus beradaptasi.
Termasuk di dalamnya adalah membesut Yamaha YZF-R9 di sirkuit Andalusia, Spanyol. Menimba pengetahuan dari rekan setim, Albert Arenas, juga menjadi rangkaian pengalamannya selama di Andorra.
Albert Arenas yang kantongi prestasi internasional, merupakan juara dunia Moto3 2020 dan menuntaskan musim Moto2 2025 di peringkat 8 bersama Gresini Racing. Komunikasi positif dengan Albert Arenas turut menyemangati mental Aldi, berkiprah di kejuaraan ini.
“Round pertama World Supersport 2026, saya sudah siap-siap, latihan 4 hari di Andalusia, memperkuat fisik di Eropa, juga mendapatkan banyak masukan penting dari tim dan Albert Arenas,” ucap Aldi.
Hal itu membuatnya kian percaya diri jalani seri perdana incar 10 besar race. Berharap hasilnya sesuai target, berbekal pengalaman musim lalu sebagai modal hadapi persaingan tahun ini.
Sebelumnya, pebalap asal Yogyakarta ini pernah balapan World Supersport 2025 di trek Phillip Island. Hasilnya DNF race 1 dan urutan 13 race 2. Finish di posisi 5 adalah hasil terbaiknya musim lalu, ketika balapan di Autodrom Most Republik Ceko.
Prestasi itu juga didukung hasil terbaik superpole lewat starting grid ke-11. Untuk hasil race lain, 5 kali Aldi masuk 10 besar. Hanya 8 putaran dijalani dari total 12 putaran, karena insiden saat latihan di Eropa, menyebabkan cedera fraktur pada dua pergelangan tangan.
Rider berusia 19 tahun ini absen pada 4 seri terakhir, yakni di Magny-Cours, Aragon, Estoril dan Jerez. Di akhir musim, juara dunia World Supersport 300 tahun 2024 ini berada di posisi 17, mengoleksi 73 poin.
“World Supersport 2026 jadi medan tempur Aldi, di jenjang karir balapan dunianya. Berproses lakukan penyesuaian awal di 2025, skill makin terasah dan perubahan fisik dari program latihan rider dunia. Serta tambahan pembelajaran tahun lalu sangat memotivasinya. Progres di Phillip Island bakal jadi awal menjanjikan untuk menghadapi World Supersport 2026,” tutur Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi.
(uda)
