Autogear.id – Jetour T2 memulai fase kepemilikan, dan digunakan untuk aktivitas harian. Penggunaannya baik oleh kaum lelaki, maupun perempuan. Seperti diutarakan Sintya Marisca, selebritas yang sebelumnya begitu menantikan Jetour T2.
Menurut Sintya, ketertarikannya muncul sejak awal melihat desain, dan membaca ulasan kualitas serta konsep kendaraan ini. Apalagi merek Jetour sudah memiliki reputasi global yang baik.
“Saya lihat Jetour T2 punya sejumlah fitur pendukung kemudahan para pengguna perempuan. Walaupun mobil ini berkarakter tegas, modern, dan sesuai gaya hidup eksploratif yang saya lakoni. Sehingga penantian untuk menerimanya sepadan,” jelasnya.
Sementara konsumen T2 yang lain, Glen Owen membagikan pengalaman setelah dua minggu penggunaan. “Proses serah terima unit berjalan tepat waktu. Setelah dua minggu pemakaian, mobil ini benar-benar melampaui ekspektasi saya,” terangnya di sela-sela pameran IIMS 2026.
Menurut Glen, kenyamanan suspensi terasa optimal untuk penggunaan harian, maupun perjalanan bersama keluarga. Tenaganya tetap responsif di berbagai kondisi berkendara.
“Kabin juga senyap, membuat pengalaman berkendara kian menyenangkan. Secara keseluruhan, saya sangat puas dan merasa keputusan memilih T2 sudah tepat,” tandasnya.
Brand Manager PT Jetour Sales Indonesia, Arief Sutrisno menyampaikan, fase kepemilikan merupakan fondasi dalam membangun relasi jangka panjang dengan konsumen.
“Setelah serah terima unit, fokus kami adalah memastikan pengalaman kepemilikan berjalan dengan baik. Bagi kami, konsumen bukan sekadar pembeli, melainkan bagian dari perjalanan dan pertumbuhan kami di Indonesia,” tuturnya.
Hingga awal Februari 2026, T2 telah mencatatkan lebih dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Unit-unit yang telah dipesan kini memasuki tahap distribusi, dan seiring proses tersebut, konsumen mulai menggunakannya secara aktif dalam keseharian.
Kehadiran mobil ini turut diperkuat konsep personalisasi, yang merepresentasikan kebutuhan konsumen modern. Karakter Rugged SUV yang fleksibel untuk aktivitas harian, maupun perjalanan akhir pekan, ditampilkan lewat berbagai opsi aksesoris resmi.
Melalui Jetour Obsidian Ultra Kit, ketangguhan kendaraan kian dipertegas melalui penyematan body kit eksterior seperti grille, guard rail, fender trim, side beam, serta electric pedal. Peningkatan performa didukung penggunaan nitrogen shock absorption, serta velg dan ban berprofil agresif.
Fungsionalitasnya diperluas dengan modular luggage rack, module ladder, roof spotlight, dan panel samping Black Warrior. Menjadikan kendaraan tampil modern, sekaligus siap menghadapi berbagai kondisi jalan. Mulai dari aspal perkotaan hingga jalur petualangan.
Sementara itu, Nomad Kit memaksimalkan potensi T2 sebagai pusat aktivitas luar ruang. Terinspirasi konsep overland, menghadirkan rooftop tent, awning samping, serta hub belakang. Perpaduan fitur standar kendaraan dengan aksesoris tambahan, dirancang untuk menciptakan pengalaman berkendara dan berpetualang lebih seamless.
(uda)
