Autogear.id - BYD resmi menghadirkan Dual Mode (DM) Technology di Indonesia. Merupakan teknologi berkendara berorientasi EV yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel dan nyaman.
Sekaligus menghadirkan total biaya penggunaan yang lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan serta daya beli masyarakat Indonesia yang lebih luas.
Awalnya, teknologi DM disematkan pada BYD M6. Pada salah satu pengujian internal, teknologi BYD DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.800 kilometer, dalam kombinasi penggunaan listrik dan bahan bakar penuh.
Konsumsi bahan bakarnya mencapai 65 km/liter atau lebih dari 60 persen lebih efisien, dibandingkan kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500cc, yang umum digunakan di Indonesia.
“Industri otomotif global saat ini tengah memasuki fase transformasi besar menuju era New Energy Vehicles (NEV),” terang Vice President of BYD Co., Ltd. General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang.
Dia mengatakan, di tengah perubahan struktur energi global, tantangan lingkungan, serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang, BYD percaya teknologi yang benar-benar bernilai tidak hanya hadir sebagai inovasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Karena itu, lanjut Liu Xueliang, melalui pengembangan teknologi Dual Mode, BYD ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, yang mudah diakses masyarakat luas, termasuk di Indonesia.
“Kami percaya kehadiran teknologi ini akan mencatatkan sejarah baru dalam percepatan NEV di Indonesia,” tukasnya di kawasan PIK 2, Tangerang, Senin (18/5/2026).
Teknologi DM dengan Pendekatan Electric-First
Sebagai bagian dari pengembangan teknologi Dual Mode (DM), BYD menghadirkan beberapa karakter teknologi berbeda.
Dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan kendaraan yang semakin beragam. Seperti DM-i, atau Dual Mode Intelligent, dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi dan pengalaman berkendara yang lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Dalam sistem ini, motor listrik berperan sebagai penggerak utama, untuk menghadirkan pengalaman berkendara lebih halus, responsif, dan senyap. Khususnya dalam penggunaan harian di area perkotaan.
Selain fokus pada efisiensi melalui DM-i, BYD juga menghadirkan DM-p, atau Dual Mode Powerful. Dikembangkan untuk menghadirkan performa lebih tinggi dalam sistem elektrifikasi.
Kolaborasi antara motor listrik dan mesin dioptimalkan untuk menghasilkan respons tenaga yang lebih cepat dan karakter berkendara yang lebih dinamis.
Untuk kebutuhan penggunaan dengan karakter jalan yang lebih menantang, BYD turut menghadirkan DMO, atau Dual Mode Off-road. Menghadirkan kestabilan tenaga, penguatan torsi, serta kemampuan adaptasi kendaraan lebih optimal dalam berbagai kondisi jalan.
Lewat pengembangan teknologi DM, BYD hadirkan pendekatan elektrifikasi yang didesain untuk menggabungkan efisiensi energi kendaraan listrik, dengan fleksibilitas perjalanan jarak jauh.
Pendekatan ini memungkinkan pengguna tetap merasakan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik, dengan efisiensi energi yang optimal. Sekaligus tetap memiliki fleksibilitas perjalanan, untuk berbagai kebutuhan penggunaan kendaraan.
(uda)
