Auto2000 Bakal Lakukan Penyesuaian, Antisipasi Lonjakan Harga Dolar yang Gila-gilaan!

Auto2000 Bakal Lakukan Penyesuaian, Antisipasi Lonjakan Harga Dolar yang Gila-gilaan!
Auto2000 Bakal Lakukan Penyesuaian, Antisipasi Lonjakan Harga Dolar yang Gila-gilaan!

Autogear.id – Auto2000 dikatakan akan melakukan penyesuaian dalam berbagai lini, terkait melonjaknya harga dolar atas rupiah yang semakin tinggi sekarang ini.

Diketahui, harga satu dolar Amerika saat ini menyentuh angka di atas Rp18.000! Sebuah angka yang tidak masuk akal, dan banyak pihak mengatakan terlemah sepanjang sejarah di Indonesia.

Menyikapi kondisi tersebut, Chief Executive Officer Auto2000 Anton Jimmi Suwandy mengatakan, bahwa kenaikan harga dolar merupakan faktor yang cukup besar mempengaruhi dunia balapan dan juga otomotif pada umumnya.

Kendati demikian, sampai sejauh ini Auto2000 masih mengikuti arahan dari prinsipal PT Toyota-Astra Motor (TAM), dan untuk harga produk semaksimal mungkin masih menyesuaikan dengan VIN (Vehicle Identification Number).

“Karena kita tahu tidak bisa menerapkan satu strategi pricing, serta-merta dolar naik berapa, kita naik berapa,” tukas Anton Jimmi di GR Garage by Auto2000, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Kamis (4/6/2026).

Namun demikian, diakui kalau pihaknya menyesuaikan juga dengan segmen pelanggan mana yang masih bisa terima kenaikan harga dolar. Mengingat produk Toyota sangatlah banyak. Misalnya saja salah satunya produk Toyota GR, mulai dari level Agya GR, sampai di level yang paling atas.  

“Semua strategi ini, kita perhatikan dengan baik. Walaupun tidak bisa dipungkiri, memang kenaikan biaya-biaya serta harga produk ini harus dilihat berdasarkan situasi pasar, dan kondisi di lapangan, dan kita Auto2000 akan menyesuaikannya,” terangnya.

Sampai saat ini layanan purnajual GR Garage Auto2000 masih sangat beruntung, karena tingkat kunjungannya masih lebih tinggi dibandingkan bengkel lainnya.

Karena bagaimanapun pelanggan akan memilih kualitas dan value yang terbaik. Pelanggan belakangan ini kian melihat, di bengkel resmi pun pada dasarnya layanan purnajual berbeda-beda.

Kembali menyangkut lonjakan kenaikan dolar yang sangat tinggi, untuk harga-harga di Auto2000, baik harga oli, suku cadang dan lainnya belum mengalami kenaikan yang signifikan.

Lanjut Anton Jimmi lagi, sebenarnya bukan hanya bicara dolar, ada faktor lain misalnya perang dan lainnya. Ini juga belum sepenuhnya mereka pertimbangkan ke pasar.

“Jadi himbauan kami kepada pelanggan, mumpung penyesuaian harga-harga (produk Toyota) belum maksimal, kalau mau beli mobil ya beli sekarang. Karena kalau dolar naik, ya secara historical harga mobil juga ikut naik, harga suku cadang pun turut naik. Kami rasa, ini timing atau waktu yang tepat untuk beli mobil,” pungkasnya.


(uda)