Autogear.id – JETOUR Sales Indonesia resmi merilis JETOUR T1 dengan pilihan dua powertrain, yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan Intelligent Dual Mode (i-DM).
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, JETOUR melihat banyak konsumen tertarik pada teknologi elektrifikasi, tapi tetap butuh kendaraan praktis, nyaman, dan fleksibel buat berbagai kebutuhan perjalanan.
“Untuk itu, T1 hadir dengan sistem yang tidak hanya memilih antara efisiensi atau performa, tapi mampu menghadirkan keduanya, dalam satu pengalaman berkendara yang seamless dan efisien," ucapnya di Summarecon Mall Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (3/6/2026).
Melalui varian JETOUR T1 i-DM, diperkenalkan teknologi Intelligent Dual Mode, menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam satu sistem hybrid adaptif, bekerja secara otomatis sesuai kondisi perjalanan.
JETOUR T1 Didukung Tiga Komponen Utama
Sistem ini didukung tiga komponen utama, yaitu mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta 18,4 kWh LFP Battery yang mendukung fast charging.
Dirancang aman untuk penggunaan jangka panjang. Ketiga komponen utama tadi bekerja sebagai satu sistem terintegrasi, bukan sekedar komponen yang digabungkan.
Mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine generasi terbaru ini dirancang khusus untuk kendaraan hybrid, bertenaga 136 PS dan torsi maksimal 220 Nm, serta motor bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm.
Mesin tersebut menghasilkan efisiensi thermal hingga 44,5%, menjadikannya salah satu teknologi mesin hybrid dengan efisiensi tinggi dikelasnya. Sementara itu, baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh telah mendukung DC fast charging dari 30 hingga 80% hanya 27 menit.

Baterai ini juga memiliki sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap air dan debu, sekaligus dirancang untuk mendukung penggunaan jangka panjang dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.
Berkat integrasi ketiga komponen tersebut, T1 i-DM mampu menghadirkan mode berkendara listrik murni hingga 100 kilometer berdasarkan standar WLTC.
Sistem i-DM JETOUR T1 mampu bekerja adaptif, melalui berbagai skenario hybrid di mana konsumen bisa memilih Pure EV drive untuk skenario perkotaan, kondisi macet dan melaju di bawah 70 km/jam.
Lalu skenario Intelligent Hybrid akan bekerja otomatis sesuai kondisi jalan, kecepatan, serta kebutuhan tenaga saat digunakan. Ketika baterai di bawah 20%, Series Drive akan aktif.
Saat pengguna membutuhkan akselerasi, Parallel Drive akan bekerja dimana engine dan baterai bekerjasama. Saat pengguna melaju di atas 100km/jam, sistem akan mengutamakan ICE, yang disebut dengan Direct Engine Drive Dan juga Energy Recovery, melalui regenerative braking.
Tersedia V2L dan Dibangun Gunakan Sasis Monokok
Mendukung berbagai aktivitas modern, T1 i-DM juga dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW yang memungkinkan kendaraan menyuplai daya listrik ke perangkat eksternal untuk berbagai kebutuhan outdoor maupun aktivitas harian.
SUV ini hadir dengan dimensi panjang 4.705mm dengan wheelbase 2.800mm, tinggi 1.843mm dan lebar 1967mm. Menawarkan ruang kabin lega, sekaligus kapasitas bagasi hingga 1.455 liter.
Kenyamanan kabin semakin ditingkatkan melalui penggunaan 79 titik peredam suara, double-layer acoustic glass di area depan dan belakang, serta ultra-quiet NVH performance. Menjaga tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kondisi idle.

Faktor kenyamanan juga didukung ragam fitur seperti 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, ventilasi otomatis kabin, hingga leg rest untuk penumpang depan.
Dari sisi keselamatan dan struktur kendaraan, T1 dibangun menggunakan sasis monokok dengan struktur bodi berbasis 80% high-strength steel, untuk menghadirkan stabilitas, dan durabilitas. Didukung pula oleh 13 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Selain varian i-DM, JETOUR turut memperkenalkan T1 ICE yang tetap membawa karakter Urban Adventure SUV dengan desain ikonik, kenyamanan premium, serta fleksibilitas penggunaan untuk konsumen penyuka mesin pembakaran konvensional.
Karakter boxy Urban Adventure SUV yang menjadi identitas T1 juga telah mendapat pengakuan global melalui Red Dot Design Award 2024.
Kendaraan ini berhasil pula meraih peringkat lima bintang, dalam uji tabrak ASEAN NCAP. Bukti, kalau T1 dirancang untuk memberi rasa percaya diri lebih bagi pengguna.
Melihat Lebih Dekat JETOUR T1 di Summarecon Mall Serpong
Dalam rangka memperkenalkan T1 kepada masyarakat Indonesia, JETOUR menghadirkan exhibition yang berlangsung hingga 7 Juni 2026 di The Forum, Summarecon Mall Serpong.
Lewat pameran ini, pengunjung dapat melihat lebih dekat desain, teknologi, serta berbagai fitur unggulan yang ditawarkannya.
Melengkapi pengalaman tersebut, mulai 5 Juni 2026 JETOUR juga menghadirkan Special Test Drive Area di Uptown Park, Summarecon Mall Serpong.
Diseting dengan berbagai rintangan dan simulasi kondisi jalan, memungkinkan pengunjung merasakan langsung performa, serta kemampuan T1 dan T1 i-DM.
(uda)
