Suzuki Victorius Contest, Cara Teknisi Jaga Kualitas dan Kompetensi di Bengkel Resmi

Suzuki Victorius Contest, Cara Teknisi Jaga Kualitas dan Kompetensi di Bengkel Resmi
Suzuki Victorius Contest, Cara Teknisi Jaga Kualitas dan Kompetensi di Bengkel Resmi

Autogear.id - Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menyelenggarakan Suzuki Victorious Contest 2025 kategori Teknisi Sepeda Motor. Guna menjaga kualitas serta kompetensi para tenaga ahli di bengkel resmi.

Babak final nasional kompetisi ini sukses dihelat pada 11 Februari 2026 lalu, di SMK Wiworotomo, Purwokerto, Jawa Tengah. Sekolah tersebut juga merupakan mitra strategis SIS dalam pengembangan pendidikan vokasi otomotif.

Asst. to Aftersales Department Head of Service SIS, Hariadi menyampaikan bahwa kompetisi ini adalah agenda krusial bagi perusahaan.  Suzuki Victorious Contest merupakan salah satu upaya Suzuki untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi, yang merupakan ujung tombak layanan purnajual.

“Lewat cara ini, kami memotivasi para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen. Sejak babak penyisihan awal, kompetisi ini diikuti oleh 246 teknisi sepeda motor Suzuki,” ujarnya.

Ajang ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi berjenjang, diawali kompetisi teknisi pada masing-masing main dealer. Kemudian dilanjutkan ke tingkat regional, hingga akhirnya terpilih teknisi terbaik untuk bertanding di tingkat nasional. 

Proses penyaringan yang ketat memastikan, kalau para finalis merupakan teknisi dengan kompetensi unggul di jaringan Suzuki. Final nasional tahun ini diikuti perwakilan teknisi terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia.

Mereka berasal dari Kota Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, dan Samarinda. Acara ini semakin meriah berkat penampilan Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan, hiburan khas kearifan lokal.

Seluruh finalis diuji secara komprehensif melalui empat tahapan materi. Yaitu Tes Teori, mengukur pemahaman mendalam terhadap produk dan teknologi sistem sepeda motor Suzuki.

Tes Pengukuran, menilai ketepatan penggunaan alat ukur sesuai standar operasional (SOP). Lanjut Tes Praktik, menguji keterampilan teknis dalam melakukan pekerjaan servis.

Terakhir adalah Troubleshooting, yakni menguji kemampuan analisis dan kecepatan, dalam mendiagnosis  serta menyelesaikan permasalahan kendaraan secara tepat dan efisien.

Seluruh rangkaian pengujian dirancang menyerupai kondisi nyata di bengkel resmi Suzuki, sehingga aspek ketelitian, keselamatan kerja, kecepatan, dan ketepatan prosedur menjadi parameter penilaian utama.

Berdasarkan hasil akumulasi penilaian dari seluruh tahapan, juara pertama diraih Heru Khabib Muslim, dari PT Indo Sunmotor Gemilang, Jakarta. Disusul Harsono dari PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang, di urutan kedua, dan Rajiman dari PT Insan Sarana Maju Cirebon, di posisi ketiga.

Hariadi kembali menekankan, kompetisi ini merupakan bentuk penghargaan bagi mereka yang berada di lapangan. “Melalui ajang yang telah berlangsung sejak 1999, kami ingin memastikan kualitas teknisi selalu terjaga. Untuk memberi hasil kerja presisi bagi pelanggan,” tutupnya.


(uda)