Autogear.id – Foton lebih dari sekadar menghadirkan kendaraan komersial, tetapi juga pertegas komitmen mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Melalui penguatan layanan purna jual, dan ekosistem yang terintegrasi.
Layanan purna jual menjadi faktor krusial dalam industri kendaraan komersial. Mengingat operasional bisnis sangat bergantung pada keandalan kendaraan, serta minimnya waktu henti (downtime).
Menyadari hal tersebut, Foton dengan tegas menempatkan purna jual sebagai bagian strategis, dalam mendukung keberlangsungan operasional pelanggan.
Merek ini menghadirkan pendekatan menyeluruh, guna memastikan, operasional bisnis pelanggan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Perwakilan Foton Global, Luis Huo menyampaikan, terkait penggunaan kendaraan listrik di sektor komersial, tidak hanya ditentukan oleh produknya, tetapi oleh kesiapan ekosistem yang mendukungnya.
“Karena itu, Foton secara global terus berinvestasi dalam pengembangan layanan purna jual dan infrastruktur pendukung. Agar pelanggan dapat bertransisi ke kendaraan listrik dengan lebih percaya diri dan tanpa hambatan operasional,” ujarnya dalam gelaran GIICOMVEC 2026, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).
Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan jaringan layanan, mulai dari kesiapan fasilitas servis, ketersediaan suku cadang, hingga dukungan teknis yang terstandarisasi.
Ketika semua itu terwujud, pelanggan pun dapat memperoleh layanan yang cepat dan efisien untuk menjaga performa kendaraan dalam jangka panjang.

COO Foton Indonesia, Edi Napis, menambahkan, pendekatan ini merupakan bagian dari strategi Foton dalam menghadirkan solusi bisnis yang menyeluruh, bukan sekadar produk kendaraan.
“Dalam bisnis, yang paling krusial bukan hanya kendaraan bisa berjalan, tetapi seberapa konsisten operasional itu dapat dijaga. Di situlah peran layanan purna jual menjadi sangat penting,” terang Edi.
Seiring pengembangan kendaraan listrik, Foton juga membangun ekosistem berbasis EV yang dirancang khusus, untuk mendukung kebutuhan operasional.
Mencakup kesiapan infrastruktur pengisian daya, melalui kemitraan strategis, serta pengembangan kapabilitas teknisi, dalam menangani kendaraan listrik secara profesional dan aman.
Langkah ini sejalan konsep Easy Move, yang mengintegrasikan kendaraan listrik, solusi pengisian daya, serta layanan purna jual dalam satu sistem yang saling terhubung.
Melalui integrasi tersebut, Foton ingin menghadirkan pengalaman penggunaan kendaraan listrik yang lebih seamless bagi pelaku usaha.
Komitmen ini juga menjadi bagian dari langkah jangka panjang Foton di Indonesia, dalam mendukung pertumbuhan industri kendaraan komersial yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Sehingga dijelaskan, dengan mengedepankan penguatan, ekosistem serta layanan purna jual, Foton mempertegas posisi sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha, dalam menghadapi transformasi mobilitas bisnis.
(uda)
