Modifikasi Motor

Jangan Asal Modif! Pastikan Aman dan Nyaman

Melakuan modifikasi kendaraan, sebaiknya didasari untuk keselamatan berkendara di jalan raya. Namun jika konsepnya mau untuk show off saja, jangan dikendarai di jalan raya. YIMM
Melakuan modifikasi kendaraan, sebaiknya didasari untuk keselamatan berkendara di jalan raya. Namun jika konsepnya mau untuk show off saja, jangan dikendarai di jalan raya. YIMM

Autogear.id - Para bikers atau pecinta sepeda motor sudah pasti menyukai riding bersama dengan kelompok atau komunitas masing-masing. Untuk menunjang penampilan saat riding, bikers kerap akan merubah tampilan sepeda motornya atau memodifikasi agar terlihat lebih gaya dan berbeda dari standar pabrikan. 

Saat ini pengguna motor matic yang tertarik untuk dimodifikasi tidak kalah banyaknya dengan motor sport, namun tidak sedikit diantara mereka yang belum memahami bagaimana cara modifikasi motor dengan tetap mengacu dari nilai-nilai safety riding (keselamatan berkendara).
 
Hendaknya para bikers bisa lebih cerdas (Smart) ketika ingin melakukan modifikasi sepeda motornya,  hingga terhindar dari memodifikasi yang tidak sesuai dan berpotensi merugikan atau mencelakaan dirinya maupun orang lain.
 
Salah satu bagian sepeda motor matic yang sering dimodifikasi oleh para bikers adalah kaki-kaki motor, yakni ban dan velg. Saat memodifikasi kaki-kaki pada motor perlu diperhatikan  ukuran standar roda motor matic yang identik dengan ukuran yang kecil mulai dari 12 inci, 13 inci dan 14 inci.

Baca Juga:
Relaksasi PPnBM DTP Positif Melar, Honda Sesuaikan Harga Brio dan Mobilio

 
Agar pengendara tetap nyaman dan aman saat di jalan raya, ketika memodifikasi ban sepeda motor dapat menggunakan rumus paling umum yaitu plus dua tingkat dari ukuran standar. Ban standar motor matic adalah 90/80-14 inci, maka maksimal kenaikannya sampai dengan 110/80-14 inci. Jika melebihi rumus tersebut, dampaknya karet bundar bakal menyentuh suspensi dan spakbor.
 
“Jika ingin mengubah dengan ukuran yang lebih besar atau kecil silahkan saja, dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Seperti saat ingin ikut ajang modifikasi, modifikasi ban motor bisa dilakukan sesuai kreatifitas masing-masing. Contoh mengganti ukuran ban lebih kecil seperti ban sepeda diperbolehkan namun tidak disarankan karena tidak aman," klaim terang Trainer YRA Safety Riding, Fajar Afriansyah.

Fajar melanjutkan bahwa modifikasi seperti itu hanya untuk kepentingan saat ajang modifikasi saja bukan untuk dikendarai di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. 
 
Agar tampilan ban motor tampak makin keren bisa menggunakan beragam aksesori pada side wall atau dengan pengganti pentil standar. Penggunan aksesoris pada motor yang dimodifikasi tidak ada masalah, selama tidak mengganggu keselamatan.

Baca Juga:
Wahyu Nugroho jadi Wakil Indonesia ke R3 bLU cRU European Cup 2022

 
“Sebaiknya modifikasi ban motor dilakukan di bengkel resmi. Jika ingin ganti ban dengan ukuran yang berbeda, percayakan kepada tenaga profesional. Ban merupakan komponen yang sangat penting untuk keselamatan berkendara. Ban adalah satu-satunya bagian dari motor yang melekat ke aspal. Jadi kalau mau dimodifikasi, harus dengan orang yang mumpuni dibidangnya,” tutup Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta, Hasan Ardiansyah.


(uda)