Jakarta Auto Week 2022

Bangkitkan Industri Otomotif Lewat Pameran, Target Menperin Agus Gumiwang

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan agar industri otomotif bangkit melalui pameran otomotif seperti Jakarta Auto Week 2022. JAW
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan agar industri otomotif bangkit melalui pameran otomotif seperti Jakarta Auto Week 2022. JAW

Autogear.id - Kendati sudah mulai pameran sejak Sabtu 12 Maret 2022, Jakarta Auto Week (JAW) secara resmi dibuka Selasa (15/3/2022), oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita. Turut didampingi para petinggi Gaikindo, yaitu Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, dan Ketua III Rizwan Alamsyah.

Dalam kesempatan tersebut, Menperin mengatakan pada dasarnya kami di Kemenperin memberikan peluang pada teknologi apapun, selama dia bisa membantu memberikan kontribusi terhadap lingkungan yang lebih ramah. Begitupula di sektor otomotif.

"Kami berharap momen atau forum dari acara Jakarta Auto Week ini bisa menjadi pengungkit bagi penjualan produk mobil di Indonesia. Dan juga ajang JAW ini bisa dipergunakan oleh masyarakat, konsumen agar mereka bisa lebih mengerti berkaitan dengan kebijakan otomotif, dan juga langkah langkah yang dilakukan oleh Gaikindo, perusahaan dan kebijakan ke depan yang kemungkinan akan diambil pemerintah dalam mendukung sektor industri otomotif", tuturnya.

Tambah Agus, industri otomotif merupakan sektor yang menurut pandangannya sangat penting. Dilihat backward linkage dan forward linkagenya itu kalau ditotal hampir Rp 100 triliun. "Dalam backward linkage itu menghadirkan atau melibatkan industri kecil menengah sehingga sangat penting rantai produksinya ini bisa kita menjadi bagian pertumbuhan ekonomi nasional," lanjutnya.

Baca Juga:
Pakai Ban 12 Inci, New Honda Genio Ketambahan Banyak Fitur

Menperin pun kembali ingin mengingatkan bahwa mulai tanggal 12 April ada ketentuan bahwa mobil baru harus berstandar Euro4. "Ini tentu menjadi kontribusi dari kami selain mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tapi juga menjaga lingkungan yang lebih ramah", jelasnya.

Sementara Nangoi mengatakan, dengan adanya pameran Jakarta Autow Week ini Gaikindo terus melanjutkan yang namanya pengembangan industri otomotif indonesia. "Moto kami adalah produksi indonesia harus menjadi tuan rumah di Indonesia sendiri", tukasnya.

Kata Nangoi, Gaikindo akan berusaha semaksimal mungkin sesuai permintaan Menperin, tahun 2025 ekspor mobil akan mencapai angka 1 (satu) juta unit. Merupakan angka yang cukup menantang.

Nangoi menambahkan, Gaikindo melihat akan banyak merek yang sudah mulai di manufactur di Indonesia. Menperin mengatakan, ekspor perdana di Australia sudah dibuka. Australia saja sendiri marketnya 1 (satu) juta unit setahun, dan tidak ada pabrik mobil di sana.

"Contohnya seperti Mazda, di Australia ada 120 ribu unit setahun, 10 ribu per bulan. Kita pingi  yang namanya Mazda bisa juga diekspor dari Indonesia", imbuhnya.


(uda)