Tes Pra Musim MotoGP 2022

Catat, Ini yang Patut Diwaspadai dari Sesi Tes Pra Musim di Mandalika!

Tes resmi pra musim MotoGP 2022, beberapa hal yang perlu dicatat jelang seri pembuka pada Maret nanti. HRC
Tes resmi pra musim MotoGP 2022, beberapa hal yang perlu dicatat jelang seri pembuka pada Maret nanti. HRC

Autogear.id - Tiga hari sesi tes resmi pra musim MotoGP di Pertamina Mandalika INternational Circuit (PMIC), menjadi standar baru bagi para pembalap dan juga tim-tim balap. Bukan hanya dari faktor sirkuit yang baru, namun beberapa hal jadi pembeda dari sesi tes resmi di Sepang, Malaysia beberapa hari sebelumnya, wajib jadi catatan utama semua fans balap MotoGP.

Beberapa perubahan terlihat sangat signifikan, termasuk para pembalap Honda yang menjadi tampil kompetitif. Apalagi mereka sudah melakukan simulasi balapan, tak lagi Marc Marquez sentris, tim ini mulai kompetitif di tangan beberapa pembalap yang menggunakannya. Seperti halnya Pol Espargaro yang sanggup mencetak lap tercepat mendekati angka 1 menit 30 detik. Lalu apa saja yang berubah? Simak ulasan lengkap catatan yang tersisa dari tes resmi pra musim MotoGP di Mandalika.

Honda Mulai Kompetitif
Isu soal motor Honda yang terlalu Marquez sentris, ditampik oleh Honda Racing Corporation melalui pengembangan yang mereka lakukan. Mereka mengembangkan RC213V jadi motor yang lebih netral dan bisa kompetitif di tangan semua pembalap yang menggunakannya. Pol Espargaro bahkan sanggup memperbaiki performanya dari hasil sesi tes resmi terakhir di Valencia 2021.

"Saya sangat puas, karena semuanya berubah dan motor ini lebih sesuai dengan gaya balapku. Sekarang saya bisa mengendarai motor sesuai dengan apa yang saya mau. Bagian yang menjadi kelemahan selama ini adalah ketika temperatur naik, performaku drop, sekarang itu tak terjadi lagi," klaim Espargaro.

Baca Juga:
Terinspirasi Balap Drag Eropa, Scoopy 'Jet Darat' Lahir dari Pekanbaru

Perubahan Signifikan Aprilia
Aprilia adalah tim yang punya ambisi sangat besar untuk bisa tampil konsisten sepanjang musim balap MtooGP 2022. Dari hasil sesi tes pra musim selama 5 hari, pun mulai terlihat cukup konsisten. Meski memang masalah chatter atau getar di motor masih belum hilang sepenuhnya, namun ini sudah membuktikan bahwa mereka bisa tampil lebih kompetitif tahun ini.

"Saat ini performa RS-GP sudah jauh lebih kompetitif dari terakhir kali kami lakukan pengetesan di akhir tahun lalu. Namun masih ada getar yang terasa ketika berada di tikungan. Peningkatan terbesar justru di sisi pengereman berat, kami bisa lebih dekat ke tikungan dan bisa lebih cepat menusuk ke tikungan," papar Aleix Espargaro yang merupakan kakak dari Pol Espargaro.

Ducati Butuh Pembuktian Long Run
Ducati adalah tim yang diprediksi bakal bisa tampil konsisten di musim 2022. Pasalnya hingga saat ini mereka belum juga menunjukkan konsistensi di sesi long run. Padahal jika dilirik dari banyaknya pembalap yang menggunakan motor mereka tahun ini, justru bertambah 2 pembalap jadi total 8 pembalap.

Namun untuk sesi single run atau short run, Ducati mampu menunjukkan performa apiknya. Bukan hanya melalui pembalap penantang juara dunia tahun lalu yaitu Francesco Bagnaia. Bahkan melalui pembalap rookie Luca Marini dengan keluar sebagai pembalap tercepat di hari kedua. Pol Espargaro malah mewaspadai para pembalap Ducati menguasai lini terdepan untuk sesi kualifikasi.

Baca Juga:
Dua Model Ini Bikin Jualan Daihatsu Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sejarah

"Mereka sangat cepat, apalagi banyak pembalap yang menggunakan motor asal Italia itu. Mereka bisa sangat cepat di sesi single run."

Yamaha Tetap Melempem
Satu-satunya tim yang dianggap bakal mengalami musim yang buruk justru tim yang menggunakan Yamaha, termasuk sang juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Meski masih konsisten mencetak waktu tercepat di sesi short run, namun pembalap asal Perancis itu merasa tak puas dengan performa motornya sekarang. Ia bahkan bingung bagian mana motor ini yang harus dikembangkan.

"Jujur saja, saya tidak tahu bagian mana dari motor kami yang harus dikembangkan lebih baik. Ketika Anda mulai merasa bagian depan sangat tidak stabil, bagian belakang sliding bahkan sikut tanganku menyentuh banyak bagian di mana-mana, rasanya sulit mencari solusinya," protes Quartararo. 

KTM dan Suzuki Wajib Diwaspadai
Kalau ada para pembalap yang wajib diwaspadai, mereka adalah pembalap yang menggunakan KTM dan Suzuki. Meski KTM terlihat lamban dalam progresnya, namun mereka bisa menjaga konsistensi. Begitu juga dengan Suzuki, yang terlihat lebih siap untuk meraih hasil bagus. Kekalahan mereka di sesi akselerasi, mulai sedikit meningkat.

Baca Juga:
Komentar Skuad Aprilia Terhadap Tim Mereka di Ajang MotoGP 2022

"Saya tak ingin membuat spekulasi yang terlalu besar untuk bilang kami siap untuk meraih kemenangan di MotoGP Qatar. Tapi kami rasa siap untuk bertarung di seri pertama musim ini. Terpenting kami sudah mempersiapkan segalanya dan menganggap kami siap untuk seri pertama musim ini," klaim Alex Rins, pembalap tim Suzuki MotoGP.

Lalu siapakah yang sebenarnya bakal lebih duluan tampil kompetitif? Tentu kita harus lihat lagi mulai di sesi latihan bebas dan kualifikasi MotoGP Qatar nantinya.  


(uda)