Autogear.id: Bos Mercedes, Toto Wolff, turut berkomentar terkait dengan performa buruk Ferrari di tahun 2020. Bahkan menurut Wolff, performa Ferrari tidak cukup baik untuk tampil di Formula 1. 

Sudah bukan hal tabu lagi kalau Ferrari mulai menjadi tim yang tidak lagi disegani. Jika tahun lalu skuad Kuda Jingkrak masih mampu bersaing di papan atas, maka tahun ini tim yang bermarkas di Maranello tersebut hanya mampu berkompetisi di papan tengah. 

“Ferrari adalah merek ikonik (F1) dan mereka harusnya berlomba di depan,” kata Wolff. 

“Ini tidak baik untuk Formula 1, itu tidak baik untuk kompetisi. Saya sangat merasakan dengan semua tifosi dan kru Ferrari atas hasil mengecewakan ini," lanjutnya.

Komentar Wolff bukan tanpa alasan, jika membandingkan dengan tahun lalu tepatnya di sirkuit Spa Belgia, tempat dimana Ferrari berhasil menang. Hasil tahun ini justru sangat bertolak belakang. 

Bayangkan saja, di F1 Belgia tahun lalu duo Ferrari selalu mengisi posisi pertama dan kedua di sepanjang latihan bebas hingga kualifikasi. Berlanjut di race, Charles Leclerc menang meyakinkan di Belgia sedangkan Vettel finish keempat. 

Sedangkan di F1 Belgia 2020 yang baru saja usai Minggu (30/8/2020) kemarin, baik Leclerc dan Vettel tak sekalipun masuk 10 besar sepanjang sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Bahkan di sesi race, Vettel finish posisi 13 dan Leclerc finish di urutan 14. 

Hal inilah yang membuat Wolff merasa kasihan dan menganggap ada sesuatu yang salah dengan Ferrari.

“Pada akhirnya, orang harus mempertanyakan prioritas yang telah ditetapkan belakangan ini dan dari mana datangnya buruknya kinerja. Tapi secara keseluruhan tidak ada dari fans dan Ferrari pantas mendapatkan hasil seperti itu," tegas Wolff.


(uda)