Tips Mobil Kebanjiran

Mobil Kebanjiran? Apa yang Harus Anda Lakukan?

Mobil Anda kebanjiran? Harap perhatikan langkah-langkah agar mobil tetap aman. Auto2000
Mobil Anda kebanjiran? Harap perhatikan langkah-langkah agar mobil tetap aman. Auto2000

Autogear.id - Pada kondisi cuaca saat ini dengan curah hujan tinggi, Anda perlu waspada mobil mengalami kendala karena terendam banjir, entah itu ketika berada di jalan, atau ketika mobil  sedang diparkir. Sebagai bekal untuk antisipasi, ada tips unik yang patut Anda ketahui sebagai pertolongan pertama saat mobil bermasalah akibat banjir.

“Jangan pernah memaksakan melewati jalan banjir karena berisiko mobil mogok. Cari rute alternatif atau tunggu hingga banjir surut. Begitu mobil mogok, segera hubungi layanan darurat agar dapat dibawa ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan. Pastikan pula mobil memiliki perluasan jaminan asuransi korban banjir,” terang Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara pada Senin (17/10/2022).

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan saat mobil kebanjiran.
1. Jangan Menyalakan Mesin Mobil
Jangan pernah mencoba menyalakan mesin jika mobil mogok ketika melewati jalan banjir karena ada risiko terkena water hammer. Termasuk ketika mobil terendam banjir saat parkir, jangan pernah menyalakan mesin untuk memindahkannya meskipun terlihat aman dari luar.

2. Lepaskan Kabel Aki
Mobil akan terhindar dari risiko korsleting alias hubungan arus listrik pendek yang bisa membuat komponen kelistrikan rusak jika melepaskan kabel dari kepala aki. Namun andai tidak memungkinkan, kabel aki mobil tidak perlu dilepas.

Baca Juga:
Umumkan Lokasi Pabrik Baterai, Honda Siapkan 30 Model EV untuk Pasar Global

Komponen pengapian seperti busi, saringan udara, koil, alternator, serta kabel-kabel dan sambungannya rawan rusak kalau terkena banjir. Hati-hati ketika memeriksa ECU (Electronic Control Unit) karena sangat sensitif dan berisiko mengalami kerusakan fatal.

3. Bawa Mobil ke Tempat Aman
Mobil bisa didorong ke lokasi yang lebih aman, tapi jangan paksakan kalau kondisinya berbahaya seperti arus air kuat atau banjir terlalu tinggi. Sepanjang tidak mengganggu lalu lintas, parkir saja mobil di lokasi banjir dan pastikan tidak ada barang berharga tertinggal di dalamnya.

4. Periksa Kondisi Oli Mesin
Perhatikan ketinggian air dengan melihat bekasnya di dalam ruang mesin. Jika melewati batas rumah transmisi, ada potensi mesin mobil kemasukan air banjir. Cek kondisi oli mesin melalui dipstick. Kalau keruh atau berubah warna menjadi coklat, artinya air sudah masuk ke dalam ruang mesin. Tidak ada yang dapat AutoFamily lakukan kecuali menghubungi layanan darurat saat kondisinya sudah seperti ini.

5. Panggil Layanan Darurat
Jika Anda pengguna sebuah merek kendaraan yang memang punya banyak bengkel, bisa memanfaatkan layanan spesial dari mereka. Seperti yang disajikan oleh Auto2000. Anda bisa mendapatkan keanggotaan AstraWorld dan bisa memanfaatkan layanan darurat Emergency Roadside Assistance (ERA) selama 24 jam nonstop.  

Baca Juga:
Berusia 5 Tahun, WOI Diajak untuk Tambah Dewasa

Tim ERA dapat dihubungi di nomor 500898, akan  membawa mobil pelanggan yang menjadi korban banjir menggunakan mobil gendong (car carrier) ke bengkel Auto2000 terdekat. Tim bengkel akan melakukan perhitungan tingkat kerusakan mobil dan saran perbaikannya.

Pastikan Ada Perluasan Jaminan Asuransi Korban Banjir
Pastikan AutoFamily memiliki perluasan jaminan asuransi kendaraan yang meng-cover kerusakan akibat banjir. Dan yang tak kalah penting lagi, jangan pernah nekat atau sengaja menerjang banjir, karena kerusakan seperti ini berpotensi membuat klaim asuransi ditolak.

Jadi sebaiknya sebelum melakukan perjalanan Anda perlu update terkait kondisi rute yang akan dilalui, dan sebaiknya hindari menerjang banjir. Atau tunda perjalanan hingga jalan aman untuk dilewati.


(uda)